adult dating
interracial dating sites
dating sites
interracial dating
You are here:
E-mail Cetak PDF

PEMBUKAAN PPL MAHASISWA FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM

UNSIQ JAWA TENGAH DI WONOSOBO

DI PENGADILAN AGAMA KELAS I A WONOSOBO

            Dalam rangka memberikan kuliah lapangan kepada mahasiswa Program Studi Ahwal Al Syakhsiyah dan Program Studi Muamalah Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo mengadakan Praktek Pengalaman Kerja (PPL) sebagai bagian dari kurikulum yang diberikan kepada mahasiswa. Praktek Pengalaman Kerja tersebut akan diselenggarakan mulai tanggal 29 September s.d 10 Oktober 2014 di Pengadilan Agama Kelas I A Wonosobo. Hal tersebut sesuai dengan Surat Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo Nomor: 009/FSH-UNSIQ/VIII/2014 tanggal 25 Agustus 2014;


            Acara pembukaan PPL tersebut dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 29 September 2014 jam 09.00 WIB. bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Agama Wonosobo, dan dibuka oleh Ketua Pengadilan Agama Wonosobo Drs. H. Malik Ibrahim, S.H., M.H dengan dihadiri oleh para hakim, Panitera Sekretaris, Wakil Panitera, dan Panitera Muda Hukum serta Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, Drs. Ahsin Wijaya Alh., M.Ag., Kaprodi Aksamawati, S.H., M.H dan para dosen serta para mahasiswa Program Studi Muamalah yang berjumlah 25 mahasiswa dan Program Studi Ahwal Al-Syakhsiyah berjumlah 28 mahasiswa;


            Dalam sambutannya Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UNSIQ, Drs. Ahsin Wijaya Alh., M.Ag menyampaikan bahwa kehadiran beliau di Pengadilan Agama Wonosobo ini dalam rangka mengantarkan para mahasiswa untuk belajar secara praktis (praktek) karena secara teoritis kepada mahasiswa telah diberikan mata kuliah hukum perdata, hukum pidana, hukum acara dan sebagainya oleh para dosen terkait. Diakui oleh Drs. Ahsin Wijaya Alh., M.Ag bahwa meskipun telah dibekali dengan ilmu-ilmu teoritis namun hal itu belum cukup sebagai bekal bagi para mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa yang baik, sehingga setiap mahasiswa berkewajiban melaksanakan PPL dengan harapan dapat mensinergikan ilmu teori dan praktek;


 Sebelum PPL dibuka secara resmi oleh Ketua Pengadilan Agama Wonosobo Drs. H. Malik Ibrahim, S.H., M.H, beliau menyampaikan ahlan wa sahlan bihudhurikum kepada Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, Kaprodi, para dosen khususnya kepada para mahasiswa yang saat ini akan melaksanakan PPL di Pengadilan Agama Wonosobo, dan berpesan kepada para mahasiswa agar memanfaatkan waktu yang telah disediakan dengan baik sehingga transformasi ilmu dapat berjalan dengan sebaik-baiknya sehingga setiap mahasiswa harus mematuhi aturan yang ada seperti absensi, atribut dan sebagainya;


Pada kesempatan pembukaan PPL Mahasiswa ini diperkenalkan pula para pengajar/nara sumber yang terdiri dari Ketua Pengadilan Agama Wonosobo, Drs. H. Malik Ibrahim, S.H., M.H, Drs. Syamsurijal, FS.,M.S.I (Hakim), Drs. Nuryadi Siswanto, M.H. (Hakim), H. Machyat, S. Ag.,M.H. (Wakil Panitera), Drs. M. Zaidin. (Panitera Muda Permohonan) dan Irawan Hari Waluyo, S.H. (Panitera Muda Hukum);


Semoga acara PPL ini berjalan dengan baik dan para mahasiswa sebagai generasi penerus memperoleh ilmu yang bermanfaat, amin. (Tim radaksi).

LAST_UPDATED2
E-mail Cetak PDF

APEL PERDANA

PASCA SURAT EDARAN PENGADILAN TINGGI AGAMA SEMARANG

            Tepat pukul 07.30 WIB hari Senin tanggal 8 September 2014, apel pagi pegawai Pengadilan Agama Wonosobo kelas I A dimulai. Apel pegawai yang diikuti oleh para hakim, pejabat fungsional, pejabat structural dan staf serta pegawai honor di lingkungan Pengadilan Agama Wonosobo tersebut merupakan apel perdana pasca Surat Edaran Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Surat Edaran dimaksud Nomor W11-A/2087/OT.01.3/2014 tanggal 2 September 2014, yang berisi antara lain : Melaksanakan apel pagi jam 07.30 WIB setiap hari Senin dalam rangka pembinaan aparatur serta mengirimkan daftar absen apel pagi kepada Pengadilan Tinggi Agama Semarang melalui email: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya



Bertindak selaku Pembina  apel adalah Drs. H. Malik Ibrahim, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Agama Wonosobo. Sebelum Pembina menyampaikan amanat diucapkan ikrar 10 budaya malu oleh seluruh peserta apel, yang berbunyi:

Kami aparatur Pengadilan Agama Wonosobo, senantiasa:

  1. Malu datang  terlambat;
  2. Malu tidak berpakaian rapi;
  3. Malu pulang lebih awal;
  4. Malu tidak masuk kantor;
  5. Malu selalu sering izin;
  6. Malu berpakaian dinas tidak sesuai aturan;
  7. Malu bekerja tanpa program;
  8. Malu pekerjaan terbengkelai;
  9. Malu tidak bertanggungjawab terhadap pekerjaan;
  10. Malu tidak bertatakrama dan tidak sopan santun.


Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan AgamaWonosobo  menyampaikan antara lain:” Kita telah terbiasa melaksanakan apel pagi pada setiap hari Senin, namun apel pagi ini berbeda dengan apel-apel sebelumnya, karena mulai hari ini pada setiap apel pagi  semua pegawai akan ikrar 10 budaya malu sebagaimana yang telah diucapkan tadi. Dengan ikrar itu diharapkan akan tumbuh budaya malu pada semua pegawai sehingga setiap tugas yang diemban oleh masing-masing pegawai akan selesai dengan lebih baik terutama yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat pencari keadilan. Setiap pegawai yang melanggar  akan dijatuhkan sanksi secara hirarkhis sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku”

 Lebih lanjut disampaikan ”Setelah  apel ini, semua peserta apel supaya menandatangani daftar hadir apel pagi yang selanjutnya daftar hadir tersebut akan dikirim melalui email ke Pengadilan Tinggi Agama Semarang.”

Apel  pagi ini diakhiri dengan pembacaan do’a oleh H. Ibrahim Asfari, S.H Hakim Pengadilan Agama Wonosobo, dan dilanjutkan dengan tandatangan  daftar hadir apel yang telah disiapkan di meja resepsionis. (tim  redaksi).

 

Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan AgamaWonosobo  menyampaikan antara lain:” Kita telah terbiasa melaksanakan apel pagi pada setiap hari Senin, namun apel pagi ini berbeda dengan apel-apel sebelumnya, karena mulai hari ini pada setiap apel pagi  semua pegawai akan ikrar 10 budaya malu sebagaimana yang telah diucapkan tadi. Dengan ikrar itu diharapkan akan tumbuh budaya malu pada semua pegawai sehingga setiap tugas yang diemban oleh masing-masing pegawai akan selesai dengan lebih baik terutama yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat pencari keadilan. Setiap pegawai yang melanggar  akan dijatuhkan sanksi secara hirarkhis sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku”

 

Lebih lanjut disampaikan ”Setelah  apel ini, semua peserta apel supaya menandatangani daftar hadir apel pagi yang selanjutnya daftar hadir tersebut akan dikirim melalui email ke Pengadilan Tinggi Agama Semarang.”

Apel  pagi ini diakhiri dengan pembacaan do’a oleh H. Ibrahim Asfari, S.H Hakim Pengadilan Agama Wonosobo, dan dilanjutkan dengan tandatangan  daftar hadir apel yang telah disiapkan di meja resepsionis. (tim  redaksi).

 

LAST_UPDATED2
E-mail Cetak PDF

PERINGATAN 69 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

DI PENGADILAN AGAMA WONOSOBO KELAS I A

Bertempat di halaman kantor Pengadilan Agama Wonosobo,  Minggu, 17 Agustus 2014 seluruh Pegawai Pengadilan Agama Wonosobo  menyelenggarakan upacara bendera memperingati HUT ke 69 RI. Upacara yang dimulai pada pukul 07.00 WIB. tersebut berlangsung dengan khidmat dengan Pembina Upacara Wakil Ketua Pengadilan Agama Wonosobo, Bapak Drs. H. Engkos Hasyim Koswara, S.H., sehubungan dengan Ketua Pengadilan Agama Wonosobo, Bapak Drs. H. Malik Ibrahim, S.H., M.H mengikuti serangkaian kegiatan  HUT ke 69 RI di PEMDA Wonosobo. Komandan upacara Abdul Hamid, pengibar bendera merah putih oleh Malikul, Furqoninka Alfin, S. Kom dan Susilo.

Dalam upacara tersebut, Bapak Drs. H. Engkos Hasyim Koswara, S.H menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah yang antara lain menyampaikan bahwa pahlawan adalah mereka yang rela berkorban untuk negara dan bangsanya. Itulah semangat tanpa pamrih para pejuang pendahulu kita, dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Maka menjadi tangungjawab kita sebagai generasi penerus, untuk dapat mengukir sejarah peradaban baru yang terus berubah maju, tanpa harus

Upacara diakhiri dengan pembacaan doa oleh Drs. Bambang Sugeng, M.S.I Hakim Pengadilan Agama Wonosobo. Merdeka ! (tim redaksi).

LAST_UPDATED2

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL