SOSIALISASI ANTI GRATIFIKASI PENGADILAN AGAMA WONOSOBO

 

Dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Mahkamah Agung Nomor 17 Tahun 2019 tanggal 7 Oktober 2019 tentang Pembuatan Audio Peringatan Perilaku Gratifikasi maka pada hari Selasa tanggal 12 Nopember 2019 bertempat di ruang pelayanan Pengadilan Agama Wonosobo dilakukan sosialisasi anti gratifikasi.

Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Wonosobo yang didampingi pejabat di Pengadilan Agama Wonosobo diantaranya Drs. Rakhmat Farid MH dari unsur Hakim, Panitera, dan Sekretaris;

Hadir dalam sosialisasi tersebut dari berbagai unsur yang ada di Pengadilan Agama Wonosobo mulai dari para Pengacara, Para pihak yang berperkara serta keluarga dari para pihak yang berperkara yang berjumlah kurang lebih 50 orang;

Sosialisasi tersebut merupakan penyampaian perdana yang selanjutnya  akan diperdengarkan melalui audio setiap 2 jam sekali sebagai peringatan tentang anti gratifikasi yang obyeknya seluruh masyarakat khususnya para pencari keadilan serta penolakan gratifikasi yang obyek pendengarnya adalah seluruh aparatur pengadilan dalam hal ini Pengadilan Agama Wonosobo.

Dengan sosialisasi ini kedepan diharapkan area Penguatan Pengawasan pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di Bawahnya mampu mewujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Menanggapi hal tersebut salah satu Pengacara yang sempat di temui Redaktur menyambut baik hal tersebut, karena akan dapat mewujudkan aparatur yang bersih di Pengadilan Agama Wonosobo, dan bagi Pengacarapun tidak akan main-main terhadap gratifikasi ini, karena nantinyapun akan mencoreng nama organisasi ke advokatan yang ada;(lap.arievhumaspawsb)